Minggu, 2009 Juni 28
Rabu, 2008 September 24
Meraih Kemenangan Hakiki di Hari yang Fitri
Meraih Kemenangan Hakiki di Hari yang Fitri
Oleh : Jepriadi*)
Tidak terasa bulan penuh rahmat, maghfirah dan ampunan akan segera meninggalkan kita umat muslim di seluruh dunia. Kita tidak tahu apakah pada bulan Ramadhan yang akan datang (Ramadhan 1430 H) kita masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT, Tuhan yang maha Kuasa atas segala yang ada di bumi dan di langit.
Dibulan Ramadhan (Bulan Puasa) segala amal ibadah kita di lipat gandakan pahalanya oleh Allah SWT. Ibadah puasa Sunat sama nilainya dengan ibadah wajib yang dilakukan pada bulan-bulan biasa. sedangkan ibadah wajib akan di lipat gandakan pahalanya di sisi Allah SWT. Semoga kita semua termasuk umat yang patuh dan taat pada ajaran-Nya.
Bulan Ramadhan juga dijadikan sebagai bulan Latihan (Tarbiyah) kepada kita khususnya yang menjalankan ibadah puasa dan amalan-amalan sunah lainnya dengan khusu', agar nantinya setelah kita di karantina sebulan penuh, semua sifat-sifat kurang baik yang terdapat pada diri kita sebelumnya bisa di perbaiki. Mungkin kita umat muslim sudah sangat sering mendengar Firman Allah dalam QS - Al-Baqarah : 183 yang artinya " Hai Orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa (Pada Bulan Ramadhan) sebagaimana telah di wajibkan atas orang-orang sebelum kamu supaya kamu menjadi orang yang taqwa", karena setiap bulan puasa para Ceramah/Khutbah Jum'at di bulan Ramadhan ayat tersebut selalu di dendangkan.
Apalagi tahun 2008-2009 ini momen-momen Pilkada dan Pilpres sangat dekat dengan kita, sehingga setiap Calon Kepala Daerah (Bupati, Walikota, dan Calon Presiden) sering kita lihat di Media baik itu televisi maupun media massa mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah puasa dan atau Selamat Berbuka kepada umat islam ketika akan berbuka puasa, dan pada pembukaannya tak jarang yang menyampaikan Ayat di atas sebagai Muqadimah. Maka sangat tidak wajar jika kita (Umat muslim) tidak tahu dengan Firman Allah tersebut.
Namun, apakah kita sudah mengkaji sejauh mana makna yang terkandung dalam ayat tersebut. Dan meskipun sudah tahu, masih banyak kita lihat umat islam yang tidak mengindahkan ayat tersebut (tidak Puasa). Nauzubillahiminzalik. Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua (para pembaca), sehingga tidak terjerumus ke dalam limbah yang nista.
Setelah Sebulan penuh kita berpuasa, kita akan kedatangan bulan Syawal. Pada bulan ini juga salah satu hari Kebesaran umat islam di rayakan yaitu Idul fitri. Tibanya 1 Syawal memberikan semangat yang berkobar-kobar kepada seluruh umat muslim di dunia. Sehingga kita seakan-akan merasakan sebuah kemenangan yang luar biasa, karena telah sukses berjuang melawan hawa nafsu pada saat bulan Ramadhan (puasa).
Tetapi ada satu kewajiban yang harus kita laksanakan sebelum menyembut 1 Syawal (Idul Fitri) yaitu Zakat Fitrah. Zakat Fitri/fitrah ini (hukumnya) wajib berdasarkan hadits (dari) Ibnu Umar Radhiyallahu anhu : “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam mewajibkan zakat fithri [pada bulan Ramadhan kepada manusia].”194) [HR Bukhari dan Muslim]. Menurut literatur yang penulis baca, Zakat fithri/fitrah ini ditunaikan sebelum orang-orang keluar (rumah) menuju sholat ‘Id dan tidak bleh diakhirkan (setelah) shalat atau dimajukan penunaiannya, kecuali satu atau dua hari (sebelum ‘Id).
Allah ‘Azza wa Jalla mewajibkan zakat sebagai pensucian diri bagi orang-orang yang berpuasa dari (perbuatan) sia-sia dan kotor serta sebagai makanan bagi orang-orang miskin untuk mencukupi (kebutuhan ) mereka pada hari yang suci.
Semoga dengan mengeluarkan Zakat Fitrah, akan semakin sempurnalah amalan dan pahala puasa kita selama 1 bulan penuh dan semua dosa kita di ampunkan oleh Allah SWT.
Mari kita sama sama berdoa, semoga kita masih diberikan umur yang panjang sehingga kita dapat menikmati indahnya ramadhan yang akan datang. Dan Semoga Ramdhan ini bisa membawa kita menjadi pribadi-pribadi yang mantap, berjiwa sosial tinggi, Taqwa, dan Selalu Istiqomah kepada ajaran Agama Islam. Apa yang kita lakukan pada saat ramadhan (Membaca Al-Qur'an, Menyantuni anak Yatim, Sabar, dan perbuatan baik lainnya) semoga tetap kita amalkan di bulan-bulan selain Ramadhan.
*) Penulis adalah Ketua Umum HMI Komisariat Pertanian UNTAN Cabang Pontianak, Ketua Ikatan Mahasiswa Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas.
Dibulan Ramadhan (Bulan Puasa) segala amal ibadah kita di lipat gandakan pahalanya oleh Allah SWT. Ibadah puasa Sunat sama nilainya dengan ibadah wajib yang dilakukan pada bulan-bulan biasa. sedangkan ibadah wajib akan di lipat gandakan pahalanya di sisi Allah SWT. Semoga kita semua termasuk umat yang patuh dan taat pada ajaran-Nya.
Bulan Ramadhan juga dijadikan sebagai bulan Latihan (Tarbiyah) kepada kita khususnya yang menjalankan ibadah puasa dan amalan-amalan sunah lainnya dengan khusu', agar nantinya setelah kita di karantina sebulan penuh, semua sifat-sifat kurang baik yang terdapat pada diri kita sebelumnya bisa di perbaiki. Mungkin kita umat muslim sudah sangat sering mendengar Firman Allah dalam QS - Al-Baqarah : 183 yang artinya " Hai Orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa (Pada Bulan Ramadhan) sebagaimana telah di wajibkan atas orang-orang sebelum kamu supaya kamu menjadi orang yang taqwa", karena setiap bulan puasa para Ceramah/Khutbah Jum'at di bulan Ramadhan ayat tersebut selalu di dendangkan.
Apalagi tahun 2008-2009 ini momen-momen Pilkada dan Pilpres sangat dekat dengan kita, sehingga setiap Calon Kepala Daerah (Bupati, Walikota, dan Calon Presiden) sering kita lihat di Media baik itu televisi maupun media massa mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah puasa dan atau Selamat Berbuka kepada umat islam ketika akan berbuka puasa, dan pada pembukaannya tak jarang yang menyampaikan Ayat di atas sebagai Muqadimah. Maka sangat tidak wajar jika kita (Umat muslim) tidak tahu dengan Firman Allah tersebut.
Namun, apakah kita sudah mengkaji sejauh mana makna yang terkandung dalam ayat tersebut. Dan meskipun sudah tahu, masih banyak kita lihat umat islam yang tidak mengindahkan ayat tersebut (tidak Puasa). Nauzubillahiminzalik. Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua (para pembaca), sehingga tidak terjerumus ke dalam limbah yang nista.
Setelah Sebulan penuh kita berpuasa, kita akan kedatangan bulan Syawal. Pada bulan ini juga salah satu hari Kebesaran umat islam di rayakan yaitu Idul fitri. Tibanya 1 Syawal memberikan semangat yang berkobar-kobar kepada seluruh umat muslim di dunia. Sehingga kita seakan-akan merasakan sebuah kemenangan yang luar biasa, karena telah sukses berjuang melawan hawa nafsu pada saat bulan Ramadhan (puasa).
Tetapi ada satu kewajiban yang harus kita laksanakan sebelum menyembut 1 Syawal (Idul Fitri) yaitu Zakat Fitrah. Zakat Fitri/fitrah ini (hukumnya) wajib berdasarkan hadits (dari) Ibnu Umar Radhiyallahu anhu : “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam mewajibkan zakat fithri [pada bulan Ramadhan kepada manusia].”194) [HR Bukhari dan Muslim]. Menurut literatur yang penulis baca, Zakat fithri/fitrah ini ditunaikan sebelum orang-orang keluar (rumah) menuju sholat ‘Id dan tidak bleh diakhirkan (setelah) shalat atau dimajukan penunaiannya, kecuali satu atau dua hari (sebelum ‘Id).
Allah ‘Azza wa Jalla mewajibkan zakat sebagai pensucian diri bagi orang-orang yang berpuasa dari (perbuatan) sia-sia dan kotor serta sebagai makanan bagi orang-orang miskin untuk mencukupi (kebutuhan ) mereka pada hari yang suci.
Semoga dengan mengeluarkan Zakat Fitrah, akan semakin sempurnalah amalan dan pahala puasa kita selama 1 bulan penuh dan semua dosa kita di ampunkan oleh Allah SWT.
Mari kita sama sama berdoa, semoga kita masih diberikan umur yang panjang sehingga kita dapat menikmati indahnya ramadhan yang akan datang. Dan Semoga Ramdhan ini bisa membawa kita menjadi pribadi-pribadi yang mantap, berjiwa sosial tinggi, Taqwa, dan Selalu Istiqomah kepada ajaran Agama Islam. Apa yang kita lakukan pada saat ramadhan (Membaca Al-Qur'an, Menyantuni anak Yatim, Sabar, dan perbuatan baik lainnya) semoga tetap kita amalkan di bulan-bulan selain Ramadhan.
*) Penulis adalah Ketua Umum HMI Komisariat Pertanian UNTAN Cabang Pontianak, Ketua Ikatan Mahasiswa Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas.
Rabu, 2008 April 09
Seminar Penididikan
Seminar Pendidikan; Upaya Menciptakan Sumber Daya Manusia Kreatif
Dalam rangka meningkatkan profesionalitas Guru, Asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas S.M. Tsjafioeddin di Pontianak melaksanakan sebuah kegiatan Seminar Pendidikan dengan tema “Apakah Pendidikan Berkualitas Mampu Menciptakan Sumber Daya Manusia yang Kreatif”. Kegiatan tersebut merupakan sebuah rangkaian dari Karya Bhakti Mahasiswa (KBM) 2008 yang dilaksanakan di Desa Sarang Burung Danau, Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas.
Seminar pendidikan ini di laksanakan di Gedung Serba Guna Sentebang Kecamatan Jawai pada Kamis 3 April 2008. Acara Pembukaan dipandu oleh pembawa acara, Wahyudi. Pada pembukaan Hadir Camat Jawai yang sekaligus membuka secara resma kegiatan seminar tersebut. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang diselenggarakan Asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas S.M Tsjafioeddien melalui Panitia Karya Bhakti Mahasiswa (KBM) tersebut. Karena menurutnya kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan keprofesionalan guru kecamatan jawai. Selain camat, juga hadir Kepala UPT Dinas Pendidikan Kec. Jawai.
Kegiatan di mulai pada pukul 08.00 wib dan selesai pada 13.00 wib. Peserta kegiatan adalah guru se Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas mulai dari guru tingkat SD/MI, SLTP, sampai guru SLTA (SMA/SMK/Aliyah). Kegiatan seminar ini disambut antusias oleh Tenaga Pendidik (guru) Kecamatan Jawai, terbukti dengan hadirnya peserta sebanyak 109 orang.
Bahkan salah satu peserta pada saat sesi dialog berucap ” kami sangat bahagia dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada panitia karena telah mempertemukan kami pada forum yang sangat bermakna ini. Selama ini kami ibaraatkan tumbuhan yang sudah lama tidak di pupuk, sehingga layu dan kuning. Namun pada hari ini, dengan mengikuti seminar ini kami merasa subur dan segar kembalit.”
Seminar ini menghadirkan pembicara yang memang sudah kompeten di bidangnya. Yang pertama adalah DR. M. Chiar, M.Pd (Dosen FKIP Universitas Tanjungpura Pontianak), dan yang ke dua adalah DR. Gusmawan (Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas). Masing masing pembicara memberikan/menyampaikan materi dengan semangat serta gaya dan ciri khas mereka seniri.
Jepriadi
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Partisipasi Pembangungan
Asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas S.M. Tsjafioeddin di Pontianak
jepri_sukses@yahoo.co.id
Dalam rangka meningkatkan profesionalitas Guru, Asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas S.M. Tsjafioeddin di Pontianak melaksanakan sebuah kegiatan Seminar Pendidikan dengan tema “Apakah Pendidikan Berkualitas Mampu Menciptakan Sumber Daya Manusia yang Kreatif”. Kegiatan tersebut merupakan sebuah rangkaian dari Karya Bhakti Mahasiswa (KBM) 2008 yang dilaksanakan di Desa Sarang Burung Danau, Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas.
Seminar pendidikan ini di laksanakan di Gedung Serba Guna Sentebang Kecamatan Jawai pada Kamis 3 April 2008. Acara Pembukaan dipandu oleh pembawa acara, Wahyudi. Pada pembukaan Hadir Camat Jawai yang sekaligus membuka secara resma kegiatan seminar tersebut. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang diselenggarakan Asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas S.M Tsjafioeddien melalui Panitia Karya Bhakti Mahasiswa (KBM) tersebut. Karena menurutnya kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan keprofesionalan guru kecamatan jawai. Selain camat, juga hadir Kepala UPT Dinas Pendidikan Kec. Jawai.
Kegiatan di mulai pada pukul 08.00 wib dan selesai pada 13.00 wib. Peserta kegiatan adalah guru se Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas mulai dari guru tingkat SD/MI, SLTP, sampai guru SLTA (SMA/SMK/Aliyah). Kegiatan seminar ini disambut antusias oleh Tenaga Pendidik (guru) Kecamatan Jawai, terbukti dengan hadirnya peserta sebanyak 109 orang.
Bahkan salah satu peserta pada saat sesi dialog berucap ” kami sangat bahagia dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada panitia karena telah mempertemukan kami pada forum yang sangat bermakna ini. Selama ini kami ibaraatkan tumbuhan yang sudah lama tidak di pupuk, sehingga layu dan kuning. Namun pada hari ini, dengan mengikuti seminar ini kami merasa subur dan segar kembalit.”
Seminar ini menghadirkan pembicara yang memang sudah kompeten di bidangnya. Yang pertama adalah DR. M. Chiar, M.Pd (Dosen FKIP Universitas Tanjungpura Pontianak), dan yang ke dua adalah DR. Gusmawan (Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas). Masing masing pembicara memberikan/menyampaikan materi dengan semangat serta gaya dan ciri khas mereka seniri.
Jepriadi
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Partisipasi Pembangungan
Asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas S.M. Tsjafioeddin di Pontianak
jepri_sukses@yahoo.co.id
Minggu, 2008 April 06
Karya Bhakti Mahasiswa (KBM)
Dini hari kira-kira pukul 02.00 wib, aku berangkat dari tempat kerja ku (Gg. Sepakat 2 Pontianak), menuju jalan Imam Bonjol untuk menunggu Bis tujuan pontianak-kartiasa. Kebetulan di tempat kerjaku (Warung Internet) ada 3 orang anak muda yang asyik bermain internet dan selesai pukul 02.00, jadi tanpa menyia-nyiakan kesempatan dan aku pun langsung nebeng ke Jalan Imam Bonjol.
sebelumnya aku sudah kontak-kontakan dengan teman aku (Sandi) yang juga akan berangkat ke sana. dan aku di suruh nunggu di depan Hotel Merpati Pontianak. Tiba di warung kopi depan hotel merpati pontianak aku dan ke tiga anak muda tadi memesan minuman, sambil nunggu bis yang akan menjemputku.
karena merasa kelamaan, ketiga anak muda tadi pun ngantuk, lalu mereka pulang, dan aku di tinggal sendiri. Tak kurang dari 1 jam aku duduk di meja, karena nggak ada kursi) untuk menunggu bis yang teman aku tumpangi. Kemudian sekitar pukul 03.00 tampak dari jauh lampu bis, dan ketika sudah mendekatiku bis itu pun berhenti, tenyata bis itu yang teman aku tumpangi.
lalu aku pun naik bis tersebut, dan karena belum sempat untuk tidur maka mataku pun langsung terlelap karena nggak tidur seharian.. (Maklum Kerja...............).
perjalanan panjang itu aku lalui dengan tidur-tiduran di bis,, dan tak terasa ketika terbangun aku ternyata bis itu sudah datang di pemangkat, dan kamipun turun untuk menuju mobil berikutnya yang akan menuju penjajab. Dari mobil penjajab, kami langsung menaiki motor air menuju terminal (pelabuhan) sungai batang Jawai.
Tiba di Pelabuhan Sungai Batang Jawai, lagi lagi menaiki mobil tumpangan (Capekkkk dech.......), pokoknya lesu dah,, dari jam tiga subuh sampai jam 10.00 kerjaan hanya dalam bis.. Bosan))) ditambah jalan yang hancur berantakan kayak abis di bajak kerbau.. Setengah jam lamanya kami berada di dalam mobil tumpangan tujuan Sungai Batang - Sentebang, dan akhirnya nyampai juga. Setiba di Sentebang, kami langsung di jemput oleh rekan-rekan panitia (KBM) dengan motor. PEndek cerita, kira-kira pukul 15.00 wib kami nyampai di tempat Kegiatan KBM yaitu (Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas. lihat cerita serunya... Bersambung..
sebelumnya aku sudah kontak-kontakan dengan teman aku (Sandi) yang juga akan berangkat ke sana. dan aku di suruh nunggu di depan Hotel Merpati Pontianak. Tiba di warung kopi depan hotel merpati pontianak aku dan ke tiga anak muda tadi memesan minuman, sambil nunggu bis yang akan menjemputku.
karena merasa kelamaan, ketiga anak muda tadi pun ngantuk, lalu mereka pulang, dan aku di tinggal sendiri. Tak kurang dari 1 jam aku duduk di meja, karena nggak ada kursi) untuk menunggu bis yang teman aku tumpangi. Kemudian sekitar pukul 03.00 tampak dari jauh lampu bis, dan ketika sudah mendekatiku bis itu pun berhenti, tenyata bis itu yang teman aku tumpangi.
lalu aku pun naik bis tersebut, dan karena belum sempat untuk tidur maka mataku pun langsung terlelap karena nggak tidur seharian.. (Maklum Kerja...............).
perjalanan panjang itu aku lalui dengan tidur-tiduran di bis,, dan tak terasa ketika terbangun aku ternyata bis itu sudah datang di pemangkat, dan kamipun turun untuk menuju mobil berikutnya yang akan menuju penjajab. Dari mobil penjajab, kami langsung menaiki motor air menuju terminal (pelabuhan) sungai batang Jawai.
Tiba di Pelabuhan Sungai Batang Jawai, lagi lagi menaiki mobil tumpangan (Capekkkk dech.......), pokoknya lesu dah,, dari jam tiga subuh sampai jam 10.00 kerjaan hanya dalam bis.. Bosan))) ditambah jalan yang hancur berantakan kayak abis di bajak kerbau.. Setengah jam lamanya kami berada di dalam mobil tumpangan tujuan Sungai Batang - Sentebang, dan akhirnya nyampai juga. Setiba di Sentebang, kami langsung di jemput oleh rekan-rekan panitia (KBM) dengan motor. PEndek cerita, kira-kira pukul 15.00 wib kami nyampai di tempat Kegiatan KBM yaitu (Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas. lihat cerita serunya... Bersambung..
Sabtu, 2008 Maret 29
Minggu, 2008 Maret 23
Langgan:
Entri (Atom)
inilah aku (jepri)
He...he...Ini gambar saya waktu mau pulang dari batam. Tapi nggak langsung ke Pontianak, Ke jakarta dulu, Ini di Bandara Internasional Hang Nadim Batam..


